Monday, March 16, 2015

Pasar Tradisional

Jamannya Bunda Vania kecil dulu, ke pasar nggak harus mempersiapkan perlengkapan yang komplit. Cukup dengan sendal jepit, keranjang (atau tas) belanja, dan persiapan payung kalau-kalau hujan. Naiknya pun dengan kendaraan becak... Atau jalan kaki... Hehehe...

Bulan Februari lalu, sekolah Vania mengadakan kegiatan mengunjungi pasar tradisional. Perlengkapan yang harus dibawa diantaranya adalah topi, jas hujan, botol minum bertali, baju ganti dan sepatu boots. Diantara kelima barang tersebut, yang Bunda Vania nggak punya adalah boots. 

Waduh, mana Bunda nggak update lagi. Jadi bener-bener last minute nyarinya. Bunda cari di Tamini Square. Setelah berputar-putar mall lama sekali dan hampir menyerah, alhamdulillah ketemu... Sepasang sepatu boots terakhir yang ada! Fuih! 

Kegiatan seperti ini sangat bagus untuk anak-anak. Khususnya anak-anak sekolah Vania yang sepertinya jarang pergi ke tempat yang... ehm.. becek-becek. Hehehe... 

Selain itu anak-anak yang diajarkan pengalaman berbelanja juga akan belajar nilai uang, berinteraksi dengan pedagang, serta cara memilih sayur dan bahan makanan yang segar. 

Vania sendiri pernah Bunda bawa ke pasar tradisional waktu di TK dulu. Senang sebenarnya, apalagi banyak penjual mainan. Tapi begitu sampai di bagian ikan, Vania menangis minta pulang. Hahaha...

Dari SD Nizamia, anak-anak kelas 1 naik angkot bersama-sama ke Pasar Cijantung. Anak-anak ini diberi bekal Rp.5000,- per anak. Boleh dibelanjakan sesuai yang anak-anak mau, tapi tidak boleh membeli mainan. 

Sebenarnya orangtua tidak dianjurkan ikut, tapi ada beberapa mama yang dipersilahkan untuk mendokumentasikan. Itupun dengan kendaraan (mobil) sendiri. Terima kasih foto-fotonya, untuk mama Vickian dan mama Sekar... ^_^


Vania with the pink hat... ^_^

Vania with the green boots and pink raincoat... 

Menunggu instruksi selanjutnya...

Sepertinya Vania sedang bingung memilih apa yang mau dibeli... :-D

Bunda Vania kepikiran untuk nitip belikan bumbu dapur, tapi sepertinya akan merepotkan Vania yang belum paham ragam bumbu dapur apa saja macamnya, hahaha... Jadi Bunda hanya titip daun selada.

Hasil belanjaan Vania :-D

Sepulang Vania dari sekolah, Vania menyerahkan daun selada, dan cerita singkat tentang pengalamannya...

"Bun! Ternyata naik angkot itu enak ya! Banyak anginnya!"

"Bun! Tadi temanku ada yang ingin beli daging, tapi nggak jadi soalnya uangnya nggak cukup."

Hahaha... Lucunya anak-anak ini...

Bunda menanyakan bagaimana cara Vania berbelanja saat di pasar...

Vania: "Bun, tadi dikasih lima ribu, dua ribu aku pake buat beli daun selada."

Bunda: "Sisanya buat apa?"

Vania: "Aku kembaliin lagi."

Dalam hati Bunda yang udah terkontaminasi ini sebenarnya ingin bilang, "kenapa nggak dipake beliin sayur yang lain lagi? Biar uangnya kepake semua?" Tapi Bunda menahan diri hahahaha....

Bunda apresiasi sifat jujur Vania. Sifat yang mana sangat penting sekali dijaga sampai Vania dewasa nanti. :-D

Masuk antara foto

Begitu senangnya Vania, sampai akhirnya Bunda berjanji insya Allah akan mengajak lagi ke pasar tradisional, jika ada kesempatan. Naik angkot juga! :-D

11 comments:

  1. hahahahah vania...bakal ketagihan naik angkot nih,seru juga ya anak2 TK ke pasar^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seruu laah, miss Hanna... tp kebayang hebohnya para guru yah... :D

      Delete
  2. ayo Vania ajak bunda belanja lagi ke pasar. Kalau diisni pasarnay dekat dari sekolah jadi tinggal jalan kaki saja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enaknyaa mbak Lidya ke pasar tgl jln kaki :D

      Delete
  3. ketawa baca komen Vania tentang angkot... iya nak angkot itu kendaraan paling cihuyy.. Kanaya juga suka lho...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kapan2 naik angkot bareng yuk, nay! ;)

      Delete
  4. wah begini nih seharusnya acara outdoor learning anak2 ya...

    hi hi Vania senang naik angkot ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seneng mbak... iyaa... acara tiap tahun utk anak kelas 1 ke pasar tradisional, mbak ^_^

      Delete
  5. Ahhh lucu ya mbak, seru sekali kegiatannya. Aku jadi bayangin kalau Kynan sudah sebesar Vania hihiiiii, pasti aku kepo pengen ikut huhuhuu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ikutin kegiatan bocah2 di sekolah itu membahagiakan, Noph.. apalagi kalo anaknya seneng.. ^_^

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke blog Vania ^_^